Sebagai salah satu cara untuk menjaga validitas data customer pada system DMS maupun Hoyu SMART, kami bersama-sama dengan PIC terkait DLR melakukan proses cleansing. Proses cleansing ini salah satunya mencakup proses deactive customer yang memiliki ID NO (identitas di system) yang tidak memenuhi kriteria ID No yang Valid. Berikut informasi dari kami terkait beberapa kriteria validitas Data sehingga rekan-rekan juga bisa memilah dan menentukan apakah ID No Tersebut Valid Atau Tidak.
ID No yang dimaksud dapat dilihat melalui menu Customer Master pada Bagian ID:

ID No Inilah yang menjadi rujukan apakah Valid Atau Tidak. Berikut ini kami jelaskan kriteria berdasarkan ID Type yang paling sering digunakan yaitu KTP & NPWP:
A. Kriteria validitas KTP
Jumlah digit yang ada di NIK mutlak berjumlah 16 dan hanya berisi angka. Untuk Type customer yang berjenis corporate seperti PT atau CV maka tidak diperbolehkan menggunakan KTP, jika ditemukan data dengan format atau syarat tersebut maka akan berpotensi menjadi data yg tidak valid. Berikut kami lampirkan format ID dari KTP:
| Ilustrasi KTP | Penjelasan Format KTP |
|---|---|
![]() |
![]() |
Sebagai contoh kami infokan contoh kasus klasifikasi terkait validitas data KTP:

B. Kriteria validitas NPWP
Jumlah digit untuk type NPWP adalah 20 dengan gabungan antara angka dan symbol. Adapun beberapa kriterianya:
- Karakter ke 13 harus "-"
- Karakter ke 3 harus "."
- Tidak ada "_"
- Enam digit awal tidak boleh "00.000"
- Tidak boleh mengandung "-000."
- Dll (Bisa jadi masih ada kriteria tambahan untuk memperketat validitas data)
Berikut kami lampirkan format ID dari NPWP:
| Ilustrasi NPWP | Penjelasan Format NPWP |
|---|---|
![]() |
![]() |
Note: Penjelasan Format KTP & NPWP di kutip dari beberapa Sumber di Internet
Sebagai contoh kami infokan contoh kasus klasifikasi terkait validitas data NPWP:

*PT Air Slebew Potential Valid Secara Format, namun sebenarnya bisa di kategorikan invalid juga, karena mengandung angka yang diduga tidak valid yaitu angka berurut 123456789, Sama halnya dengan PT Air Minum Gelas yang memiliki ID No 000000000000
Jika ditemukan data yang memang valid seperti kriteria yang kami sampaikan namun statusnya deactive, silahkan dipastikan terlebih dahulu dengan Team HOYU di Dealer atau Finance dealer untuk kejelasan terkait status deactivenya. Jika sudah jelas dan seharusnya Active, silahkan request ke kami untuk proses pengaktifan kembali status customer tersebut dengan menggunakan DMS Request form yang sudah di tandatangani oleh hoyu manager dan kepala cabang dealer rekan – rekan.
Bagaimana History Transaksi Customer yang Deactive?
Jika Customer Code lama sudah memiliki History Transaksi, maka rekan-rekan DLR bisa request merging untuk mengupdate History Transaksi tersebut ke Customer Code pengganti yang valid.
Siapkan Data yang dibutuhkan untuk merging seperti ini:
| No | Old Customer | New Customer |
|---|---|---|
| 1 | CP190001-001 | CP220002-020 |
| 2 | CP210050-001 | CP220002-020 |
Yang menjadi rujukan validitas data suatu customer master dilihat dari ID Type & ID No, Bukan dari Nama Customernya. Jika ID Type & ID No nya sudah benar namun namanya salah, silahkan revisi namanya, sebaliknya jika Namanya benar namun IDnya salah, maka harus membuat Customer baru dengan ID yang benar.
Semoga informasi diatas bisa membantu mengatasi kendala yang dihadapi rekan-rekan Dealer. Jika ada kendala yang belum terselesaikan, silahkan menghubungi kami melalui WA Helpdesk
Title Information & Disclaimer
Lakukan Hal ini kalau Status Customer Tiba-Tiba Deactive
[A300002]
Master (A) --> General (3) --> General (00) --> Seq (002)
December, 2022
Seluruh informasi yang terdapat dalam dokumen ini diterbitkan oleh PT HINO MOTORS SALES INDONESIA. Tidak ada satu pun dari dokumen ini yang diperkenankan untuk disalin, diperbanyak, diterbitkan, diunduh, diunggah, dikirim atau didistribusikan dengan cara apapun, tanpa persetujuan tertulis dari PT. HINO MOTORS SALES INDONESIA




