Siapa yang pernah ngalamin Gross Profit Minus? Kok Bisa?
Nah pada artikel kali ini akan kita bahas bagaimana hal tersebut bisa terjadi dan solusi seperti apa agar bisa mencegah hal tersebut. Hayo simak artikel ini hingga akhir.
Apa Penyebab Gross Profit Minus?
Gross Profit dihitung dari Berapa Nilai Jual - Harga modal.
Ada beberapa Kondisi yang bisa menyebabkannya:
- Memang dijual dengan harga yang lebih murah dari harga modal
- Ada kesalahan pencatatan harga modal (saat Goods Receive)
- Metode Average Cost menyebabkan Harga Modal > dari harga jual jika ada program tertentu dengan harga jual yang rendah.
Jadi Solusinya apa agar tidak tercatat Minus?
Berikut ini penjelasan masing-masing kondisi diatas:
-
Sebenarnya, Kondisi Minus tidak menjadi masalah jika memang hal tersebut disadari saat bertransaksi. Misal, untuk menghabiskan Deadstock, maka dijual rugi (harga jual < harga modal).
-
Kesalahan pencatatan harga modal saat Goods receive dapat diperbaiki dengan cara melakukan adjustment minus (hingga QTY Nol) lalu adjustment Plus. Penjelasan detailnya dapat dibaca pada article CO**GS Salah, Jualan tercatat Rugi? Begini Cara Revisinya
-
Untuk Point Ketiga, Penerapan Skema warehouse virtual (Dipisah beberapa Warehouse Group).
Bagaimana Ketentuan SOP terkait hal ini?
Sudah ada Supplement SOP yang menjelaskan bahwa penerapan Warehouse virtual diperbolehkan untuk memisahkan Harga modal (HPP) atau COGS. Berikut ini gambaran skemanya:

Untuk penerapannya, Warehouse Group terbagi menjadi 5 seperti berikut ini:

Apakah Dealer Wajib Menerapkan Skema Warehouse ini?
Jawabannya adalah Tidak Wajib.
Skema Warehouse ini boleh digunakan bagi Dealer yang memang concern terhadap pencatatan HPP.
Pro Kontra Penggunaan Skema Pisah Warehouse Group
Berikut ini perbandingan antara menggunakan 1 WH Group dan Pisah Warehouse Group:
| Item | 1 WH Group | Pisah WH Group |
|---|---|---|
| HPP | Tercampur | Tercatat terpisah |
| Gross Profit | Potensi tercatat Minus lebih besar | Potensi Tercatat Minus Kecil |
| Stock Opname | Lebih Mudah | Lebih Sulit |
| Transaksi SO | Cukup 1 SO | Butuh 2 SO jika stock tersedia di 2 WHS Group |
Dari kondisi kondisi diatas, rekan-rekan Dealer bisa menentukan penerapan skema warehouse yang sesuai kebutuhan.
Jika dealer masih melakukan transfer stock antar warehouse Group, kami tidak menyarankan menggunakan skema warehouse virtual (WH Group terpisah). Dikarenakan HPP akan tercampur dan esensi dari pemisahan Warehouse Group ini menjadi hilang dan menambah beban operational saja tanpa ada benefit yang didapatkan.
Semoga informasi diatas bisa membantu mengatasi kendala yang dihadapi rekan-rekan Dealer. Jika ada kendala yang belum terselesaikan, silahkan menghubungi kami melalui WA Helpdesk
Title Information & Disclaimer
Gross Profit Bisa Minus, Begini Pro Kontra Penerapan Skema Warehouse Group DMS
[Q300013]
FAQ (Q) --> General (3) --> General (00) --> Seq (013)
Sep, 2023
Seluruh informasi yang terdapat dalam dokumen ini diterbitkan oleh PT HINO MOTORS SALES INDONESIA. Tidak ada satu pun dari dokumen ini yang diperkenankan untuk disalin, diperbanyak, diterbitkan, diunduh, diunggah, dikirim atau didistribusikan dengan cara apapun, tanpa persetujuan tertulis dari PT. HINO MOTORS SALES INDONESIA
