Bagaimana Skema Terbaru Credit Limit di DMS?

Prev Next

Pada 15 May 2023, Tim DMS HMSI telah memberikan sosialisasi Terkait Skema Baru Credit Limit yang akan diterapkan pada DMS. Mengenai hal tersebut, cukup banyak pertanyaan dan kami rangkum sebagai berikut


Sebelum masuk ke hal-hal yang menjadi pertanyaan rekan-rekan DLR, kami memberikan gambaran skema credit limit yang dimaksud.

Bagaimana Skema Credit Limit yang dimaksud?

Berikut ini adalah skema baru credit limit:
image.png

Approval Credit Limit akan berjalan Jika salah satu kondisi dibawah ini terpenuhi:

  1. Customer yang bertransaksi tidak ada di Master Credit Limit
  2. OverLimit --> Amount Sudah habis --> Perhitungannya juga menhitung transaksi Outstanding yang sedang berjalan (tidak hanya Invoice)
  3. Overdue --> Ada salah satu Invoice yang sudah Jatuh Tempo
PERHATIKAN!!!

Untuk Menghindari Approval dikarenakan Poin 1, maka Seluruh Customer (yang Valid) agar didaftarkan pada master Credit Limit

Pada Article Sebelumnya juga sudah dibahas bagaimana pembuatan / revisi master credit limit dan cara untuk melihat sisa limit masing-masing Customer

Berikut ini List Pertanyaan terkait Credit Limit:

1. Siapa PIC yang Wajib Input Master Credit Limit?

HMSI mengarahkan agar Master Credit Limit diinput oleh PIC dari FAD Dealer. Namun Masih memungkinkan jika otoritas diberikan ke PIC lain sesuai kebijakan DLR.

2. Apakah HMSI menentukan Nilai Credit Limit Customer?

HMSI tidak ada Intervensi terhadap batasan Limit yang ditentukan pada setiap customer termasuk customer National Contract. Jadi Nilai yang diinput sesuai kebijakan masing-masing DLR

3. Apakah hanya customer Contract yang perlu diinput?

Tidak. Seluruh Customer Perlu diinput

4. Kalau Tidak Ada Kontrak, apa dasarnya dan berapa Limitnya?

Skema baru ini sebagai Solusi karena sebelumnya customer yang tidak disetting limit malah Boleh Piutang sebanyak-banyaknya. Jadi tetap diinput saja master Credit limitnya, Misal dengan Batasan Minimal Rp. 1.000.000,-

Hal ini tetap aman, karena selain limit amount DMS juga membaca Overdue, sehingga Next Transaksi tetap harus perlu approval jika belum ada pembayaran.

5. Kalau Semua Customer harus diinput, Apakah bisa dibantu tim DMS untuk Upload Data Credit Limitnya?

Sebenarnya Per November 2022, sudah pernah ada agenda khusus untuk Migrasi Data Credit Limit. Namun Jika ada susulan, silahkan di request kembali ke Tim DMS.

6. Yang diinput Customer yang Valid, Cara melihat Valid atau tidaknya dimana?

Saat akan Input master Credit Limit, dapat dilihat pada bagian ID No:
image.png

Atau Check di Customer Master. Kriteria Validitas ID (Klik Disini) juga dapat dilihat pada Article Sebelumnya.

7. Apa Benefit Skema Baru Credit Limit ini?

  1. Secara tidak langsung menjadi Filter Validitas Data Customer
  2. AR Termonitoring dengan Baik

8. Apa yang harus dipersiapkan menghadapi skema baru credit limit ini?

  1. Pastikan Otoritas PIC input Master Credit Limit
  2. Atur Jenjang approval credit limit
  3. Input Master Credit Limit semua Customer
  4. Jalankan CMIN secara Rutin

image.png

9. Bagaimana jika DLR belum mau memberlakukan Fungsi Credit Limit ini?

Fitur ini diterapkan secara National, Jadi tetap berlaku di semua DLR. Jika semua Customer tidak dibatasi Piutangnya, maka bisa disetting sesuai dengan batasan maksimal. Misal semua customer diberi batasan Limit Rp. 500.000.000,- (Hanya Contoh).


Semoga informasi diatas bisa membantu mengatasi kendala yang dihadapi rekan-rekan Dealer. Jika ada kendala yang belum terselesaikan, silahkan menghubungi kami melalui WA Helpdesk


Title Information & Disclaimer

Bagaimana Skema Terbaru Credit Limit di DMS?

[Q300010]

FAQ (Q) --> General (3) --> General (00) --> Seq (010)

May, 2023

(Disclaimer)
Seluruh informasi yang terdapat dalam dokumen ini diterbitkan oleh PT HINO MOTORS SALES INDONESIA. Tidak ada satu pun dari dokumen ini yang diperkenankan untuk disalin, diperbanyak, diterbitkan, diunduh, diunggah, dikirim atau didistribusikan dengan cara apapun, tanpa persetujuan tertulis dari PT. HINO MOTORS SALES INDONESIA