Sudah Tahu KAIZEN Sales Terbaik Tahun 2023? Hayo baca, Semoga Tahun Depan Jadi Giliranmu
HINO DLR Kaizen Rally tahun 2023 sudah selesai dilaksanakan. Dan Kami sudah mendapatkan pemenang dimasing-masing kategori.
Kali ini kita share Kaizen Terbaik dari Category Sales. Yuuk Simak Kaizennya!! Mungkin saja Ide kaizen ini bisa diimplementasikan dan menjadi improvement juga di DLR kalian.
Apa Judul Kaizen nya?
MENINGKATKAN PENJUALAN CUSTOMER BARU DENGAN UTILISASI DATA BPS DAN PROGRAM PENJUALAN RETAIL
Mari Kita Mulai Tahapan-Tahapan Kaizennya
1. Menemukan Masalah
Pada Tahapan ini, kami coba gambarkan kondisi kendala dalam tahapan penjualan di PT. Indomobil Prima Niaga - Jkt. Ada utama daftar masalah dalam tahapan proses penjualan.
Dari ketiga masalah tersebut, dapat dilihat permasalahan no. 1 adalah masalah dengan Gap dengan kondisi ideal terbesar, yaitu seperti yang terlihat pada tabel 1.1 dibawah ini :
Tabel 1.1 List daftar masalah terkait dengan gap ideal vs aktual
Selanjutnya kami analisa dengan 8 komponen penilaian (lihat table 1.2 dibawah), ternyata permasalahan no. 1 menjadi prioritas untuk dilakukan kaizen. Karena jika permasalahan no. 1 berhasil dilakukan perbaikan, funneling awal terkait dengan rasio visit customer baru akan dapat ditingkatkan, sehingga memperlebar jangkauan tim Sales terhadap customer baru, seperti digambarkan pada tabel 1.2 dibawah ini :
Tabel 1.2 List daftar masalah terkait dengan prioritas perbaikan
Berdasarkan analisa kedua tabel di atas, kami memutuskan untuk melakukan perbaikan terhadap permasalahan no. 1 yaitu “Sulitnya melakukan visit terhadap customr baru”.
2. Mencari Penyebab Masalah
Kami coba lakukan evaluasi visit customer baru dalam 3 kuartal terakhir :
Tabel 1.3 Tabel breakdown masalah
Dari evaluasi masalah tersebut, ditemukan beberapa kondisi, yaitu :
- Sulitnya melakukan visit terhadap customer baru (visit ratio 41%).
- Kurang lengkapnya data yang ada di Polreg, tidak ada Alamat, no Kantor, dll.
- Sulit melakukan visit untuk dapat bertemu PIC customer baru, karena kurangnya data pendukung visit (Alamat, Email, no Kantor, no HP PIC).
Setelah itu, kami lalu melakukan analisa kondisi yang ada, untuk menemukan pada proses yang mana masalah tersebut terjadi :

Flow chart 1.1 Analisa kondisi yang ada
Dari flow chart analisa kondisi yang ada diatas dapat dilihat pada proses “pelaksanaan visit customer baru oleh Salesman” yang merupakan tempat kejadian perkara untuk dilakukan perbaikan masalah.
3. Menentukan Faktor Dominan
Dalam menentukan faktor dominan, kami menggunakan diagram fishbone :

Gambar 1.1 Diagram Fishbone
Untuk kaizen terbaru tidak wajib menggunakkan Fishbone. Jika akar masalah tunggal cukup menggunakan 5 Why Analysis
Dari diagram Fishbone di atas, dapat diambil 3 akar masalah utama, yaitu :
- Belum adanya tools untuk pelengkap data polreg (alamat, no tlp, dll)
- Kurangnya kemampuan komunikasi dan penggalian informasi Sales
- Belum adanya spesifik program untuk mendorong penjualan ke cust baru
4. Merencakan Perbaikan dan Target
Ada 2 tahapan dalam merencanakan perbaikan dan target, yang pertama adalah Memilih Alternatif Solusi dari akar masalah yang ada, dan yang kedua adalah Menyusun Detail Rencana Kerja dan Menetapkan Target berdasarkan alternatif solusi pada tahapan pertama.
- Memilih Alternatif Solusi
Tabel 1.4 Tabel Alternatif Solusi
Dari akar masalah kemudian dilakukan analisa untuk Solusi yang akan dilakukan, berikut dilakukan evaluasi dari solusi tersebut dari segi efektivitas, risiko, dan biaya.
- Menyusun Detail Rencana Kerja dan Menetapkan Target
Tabel 1.4 Tabel Detail Rencana Kerja
Kemudian dari Solusi yang sudah dibuat sebelumnya, kami lalu membuat detail rencana kerja dari Solusi tersebut. Detail rencana kerja disusun dengan target, due date, pic, dan lokasi pelasaksanaan yang jelas.
Kemudian dengan dasar rencana kerja yang sudah disusun, kami lakukan Penetapan Target. Kami Menetapkan Target, yaitu “Meningkatkan Visit Ratio menjadi 65% periode Jan – Agt 2023”.
5. Melaksanakan Perbaikan
Sesuai dengan Rencana Kerja di atas, kami lalu membuat 6 langkah terkait dengan perbaikan yang akan dilakukan, ke 6 langkah tersebut adalah :
- Training Komunikasi dan Penggalian Informasi Customer
- Mencari data pihak ketiga untuk melengkapi data target visit
- Melengkapi data target visit Customer baru dengan data BPS
- Pelaksanaan Visit
- Membuat Program Penjualan Cust Baru Khususnya Retail & Sosialisasi
Ke enam langkah perbaikan tersebut akan kami jabarkan detailnya satu – persatu dibawah.
- Training Komunikasi dan Penggalian Informasi Customer

Gambar 1.2 Training Komunikasi dan Penggalian Informasi Customer
Pelaksanaan Training dilakukan pada bulan Mei 2023. Training lebih banyak difokuskan ke praktek dan studi kasus agar Sales mendapat gambaran teknis pelaksanaan di lapangan terkait dengan penggalian informasi ke customer.
- Mencari data pihak ketiga untuk melengkapi data target visit

Gambar 1.2 Website BPS (Badan Pusat Statistik)
Kami lakukan pencarian data pihak ketiga yang bisa diakses. Kami memutuskan untuk menggunakan data Badan Pusat Statistik yang bisa diakses di website resminya. Safety atau Keamanan terhadap legalitas data terjamin karena dipublikasi resmi oleh Badan Pusat Statistik.
- Melengkapi data target visit Customer baru dengan data BPS
Gambar 1.3 Data visit dilengkapi dengan kelengkapan data dari BPS
Dengan data BPS, kita dapat melengkapi data target visit yang sumber nya dari Polreg dilengkapi data pelengkap Business Segment, Alamat, No. telp kantor, Email. Dengan data ini, akan lebih mempermudah untuk visit customer.
- Pelaksanaan visit
Gambar 1.4 Pelaksanaan visit
Project visit dibagi 2 periode. Jun-Agt 23 dan Sep-Nov 23. Pembagian visit per Sales nya adalah 3 visit per hari. Activity visit di monitoring dengan New Hearts Mobile dan Hoyu Smart.
- Pelaksanaan visit Membuat Program Penjualan Cust Baru Khususnya Retail & Sosialisasi

Program ini dibuat untuk meningkatkan motivasi penjualan Hino 300 dengan sistem point, syarat, dan ketentuan yang sudah diatur.
Target dari program penjualan Hino 300 ini adalah customer Retail
Penjelasan diatas merupakan konsep ide utama Kaizen ini, Namun ada step berikutnya yang perlu dilakukan yaitu:
- Evaluasi Hasil & Proses
- Standardisasi
Dapat disimpulkan, Pengolahan sumber daya data merupakan salah satu hal yang sudah umum dilakukan dibeberapa lini bisnis, penggunaan data yang tepat serta di dampingi dengan analisa yang tepat akan menghasilkan source data yang dapat diolah menjadi penghasilan. contoh kasus diatas menghasilkan income yang cukup menggugah, dengan hasil yang didapat, tentunya data yang dianalisa sangat baik.
Semoga informasi diatas bisa membantu mengatasi kendala yang dihadapi rekan-rekan Dealer. Jika ada kendala yang belum terselesaikan, silahkan menghubungi Team SOP HMSI
