Masih bingung apa aja yang Mempengaruhi Moving Code Item? berikut Penjelasannya ….

Prev Next

Untuk beberapa rekan–rekan mungkin sudah sering mendengar istilah Moving Code (MC) di DMS, terutama ketika melihat data pergerakan item di warehouse.
Namun, masih banyak yang bingung sebenarnya apa saja faktor yang memengaruhi perubahan Moving Code pada suatu item.

Agar tidak bingung, berikut penjelasannya :

1. Moving Code 1–5 Dihitung Berdasarkan Demand

Untuk Moving Code 1 hingga 5, perhitungan dilakukan berdasarkan demand (permintaan) terhadap item dalam periode waktu tertentu

Demand sendiri dihitung dari penjualan item melalui proses Work Order dan Sales Order.
Perhitungan ini dilakukan secara otomatis oleh sistem pada saat proses closing bulanan, sehingga data demand yang digunakan selalu berdasarkan transaksi aktual di bulan tersebut

Artinya, sistem akan melihat berapa bulan dalam periode 12 bulan terakhir item tersebut memiliki demand, lalu menentukan MC-nya sesuai intensitas permintaan

Berikut rincian kriterianya:
image.png

PENTING💡

Semakin sering item tersebut dijual atau digunakan dalam transaksi (Work Order / Sales Order), maka Moving Code-nya akan berada di kisaran 1–5.
Sedangkan jika item jarang atau tidak pernah memiliki demand sama sekali, MC-nya akan tetap di 0

2. Moving Code 6–12 Dihitung Berdasarkan Demand & Receive Terakhir
Sedangkan untuk Moving Code (MC) 6 sampai dengan 12, perhitungannya tidak hanya berdasarkan demand, tetapi juga berdasarkan tanggal terakhir adanya proses receive terhadap item tersebut

Ada tiga jenis proses receive yang bisa memengaruhi Moving Code 6–12, yaitu :

a. Goods Receive

Proses ini terjadi saat ada penerimaan barang baru di warehouse. Setiap kali dilakukan Goods Receive, sistem akan memperbarui tanggal receive terakhir item tersebut, sehingga Moving Code 6–12 dapat berubah sesuai aktivitas terbaru.

b. Item WH Transfer In

Proses transfer antar warehouse juga termasuk dalam aktivitas receive hanya apabila setelah proses transfer, lokasi item sebelumnya sudah tidak ada di sistem. Jadi, ketika ada item yang masuk dari warehouse lain melalui proses Transfer In, sistem akan mencatat tanggal pergerakan item mulai dari lokasi terbaru, yang kemudian berpengaruh terhadap Moving Code 6–12.

c. Migrasi Data Item

Selain dua proses di atas, migrasi data item juga dapat memengaruhi Moving Code. Biasanya hal ini terjadi pada saat awal implementasi sistem baru atau ketika dilakukan penyesuaian data, di mana tanggal receive item ikut diperbarui dalam proses migrasi tersebut

Berikut rincian kriterianya :

image.png

PENTING💡

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa:

  • MC 1–5 dihitung berdasarkan demand item (seberapa sering item diminta).
  • MC 6–12 dihitung berdasarkan demand item dan tanggal receive terakhir, yang bisa berasal dari tiga proses: Goods Receive, Item WH Transfer In, dan Migrasi Data Item.

Dengan memahami hal ini, rekan–rekan bisa lebih mudah melakukan analisis dan tidak bingung lagi jika melihat perubahan pada Moving Code item di sistem.


Semoga informasi diatas bisa membantu mengatasi kendala yang dihadapi rekan-rekan Dealer. Jika ada kendala yang belum terselesaikan, silahkan menghubungi kami melalui WA Helpdesk


Title Information & Disclaimer

Masih bingung apa aja yang Mempengaruhi Moving Code Item? berikut Penjelasannya ….

[B105022]

Transaction (B) --> Aftersales (1) --> Spareparts (05) --> Seq (022)

Oct, 2025

(Disclaimer)
Seluruh informasi yang terdapat dalam dokumen ini diterbitkan oleh PT HINO MOTORS SALES INDONESIA. Tidak ada satu pun dari dokumen ini yang diperkenankan untuk disalin, diperbanyak, diterbitkan, diunduh, diunggah, dikirim atau didistribusikan dengan cara apapun, tanpa persetujuan tertulis dari PT. HINO MOTORS SALES INDONESIA